EMPAT (4) HAK DASAR ANAK INDONESIA : Hak Hidup Lebih Layak - Hak Tumbuh dan Berkembang - Hak Perlindungan - Hak Berpartisipasi

Dinas PP dan PA adakan Sosialisasi Forum Data Gender dan Anak Di Lhokseumawe

Kategori : Bidang DIGA Selasa, 26 September 2017 - Oleh admin

Lhoseumawe – Dinas Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PP dan PA) Aceh mengadakan Sosialisasi Forum Data Gender dan Anak di Kota Lhokseumawe,Jumat (08/08/17).

Acara yang berlangsung di aula Bappeda Kota Lhokseumawe ini diikuti oleh 30 orang peserta dari berbagai instansi pemerintah yang ada di Kota Lhokseumawe.

Ketua Panitia Mariana Afan selaku Kepala Badan PP dan PA Kota Lhokseumawe dalam laporannya mengatakan, Pengelolaan data dan informasi gender dan anak merupakan data yang selalu berubah. Sehingga diperlukan pengelolaan data lebih optimal dan dapat diakses sewaktu-waktu untuk menyediakan informasi terkini tentang perempuan dan anak yang ada di Aceh.

“Kita berharap dengan sosialisasi acara ini bisa mengoptimalkan data daninformasi gender terkini sebagai pembuka wawasan untuk mengetahui isu gender di berbagai bidang dan lintas sektor yang ada di Aceh” cetusnya.

Acara yang berlangsung satu hari penuh ini, tambah ketua panitia Mariana Affan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) melalui Dokumen Pelaksana Anggaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (DPA SKPA) Dinas PP dan PA Aceh.

“Untuk pembiayaan kegiatan ini sepenuhnya dari APBA yang sudah diplotkan melalui penganggaran Dinas PP dan PA Aceh” lapornya.

Kemudian Kepala Dinas PP dan PA Aceh, Ibu Nevi Ariani, SE dalam sambutannya mengatakan, Kegiatan sosialisasi forum data gender dan anak ini menjadi sangat relevan dan strategis untuk mendukung perencanaan dan arah pembangunan kedepan.

“Kegiatansosialisasi forum data gender dan anak ini sangat relevan karena forum penyelenggara system informasi gender dan anak menjadi wadah komunikasi untuk memudahkan aksester kait penyediaan data terpilah dan analisis gender” jelasnya.

Selanjutnya beliau juga menilai, Isu gender dan anak selama ini di Aceh kurang diperhitungkan, dalam berbagai kebijakan pembangunan.Hal ini terjadi karena ketersediaan data terpilah kurang memadai.

“Padahal data dan informasi yang menjadi komponen penting dalam penyelenggaraan pembangunan yang digunakan mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, implementasi sampai dengan evaluasi program atau pengukuran pencapaian kinerja pembangunan” Jelasnya.