EMPAT (4) HAK DASAR ANAK INDONESIA : Hak Hidup Lebih Layak - Hak Tumbuh dan Berkembang - Hak Perlindungan - Hak Berpartisipasi

KEPALA DINAS DPPPA

Kategori : gubernur Rabu, 07 Mei 2014 - Oleh admin

Nevi Ariyani, SE

Pembina Tingkat I (IV/b)
Nip. 19621108 199203 2 002

Perempuan Kelahiran Meulaboh, 8 November 1962, menempuh pendidikan Terakhir S-1 Sarjana Ekonomi di Universitas Syiah Kuala pada tahun 1989. 

Saat ini tinggal di Jl. Taman Sari Baru Lr. Bandung No. 5. Geuceu Kayee Jato. Banda Aceh. Sebelum menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, Nevi Ariyani Pernah menjadi Kepala Bidang Kebijakan dan Pemberdayaan Pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Tahun 2009 sampai 2017, yang kemudian Nama bidang tersebut sekarang berubah menjadi Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak.

Karir di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh cukup lama dimulai dari tahun 2008 sampai sekarang. Sebelumnya pada Tahun 1992-1994 Awal Karir Nevi Ariyani menjadi Staf Seksi Sosial Budaya Kanwil Deptrans dan PPH Provinsi DI Aceh, pada tahun 1994-1996 menjadi Staf Seksi Pelayanan Transmigrasi Kanwil Deptrans dan PPH Provinsi DI Aceh, dan tahun 2000-2002 menjadi staf Seksi Evaluasi kanwil Deptrans dan PPH Provinsi DI Aceh, kemudian pada tahun 2002-2008 menjadi Kasi Budaya, Pemuda dan Olahraga Kanwil Deptrans dan PPH Provinsi DI Aceh, pada tahun 2008 Nevi Ariyani pindah ke Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh menjabat sebagai Kasubbid Pengarusutamaan Gender pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh hingga tahun 2009.

Menjadi perempuan yanga aktif dan mandiri sudah dijalankan oleh Nevi Ariyani, berbagai kegiatan atau pelatihan yang sudah di ikuti guna menunjang karir menjadi seorang perempuan yang aktif di pemerintahan, pada tahun 1999 mengikuti Diklat Adum yang selenggarakan di Banda Aceh, tahun 2002 juga pernah mengikuti Diklat Renstra/ Lakip, di Banda Aceh, pada tahun 2005 juga mengikuti Diklat PIM Tk. III yang dibuat di Banda Aceh, selain diklat yang pernah di ikuti demi menunjang karir sebagai penjabat pemerintahan, sejumlah Training pun diikuti mulai pada tahun 2008 pernah mengikuti training Key Perfomance Indicator Genger yang dibuat di Surabaya, pada tahun 2009 juga pernah mengikuti kegiatan Training Of Participatory Gender Audit Facilitator di Bogor, kemudian pada tahun 2014 mengikuti training tentang keterampilan konseling dan pelayanan psikososial di Banda Aceh, tahun 2014 juga mengikuti pelatihan pemulihan Psikososial bagi Perempuan dan anak korban kekerasan diselengarakan di Banda Aceh.

Tahun 2015 mengikuti pelatihan Training Of Trainer Peningkatan SDM pelayanan dan pendampingan KDRT di Banda Aceh, tahun 2015 juga pernah mengikuti training pencegahan, pengawasan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan pada tahun 2005 mengikuti pelatihan peningkatan SDM dan Pendampingan Korban KDRT sebagai Paralegal dan tahun 2016 mengikuti training quality mangement system ISO 9001:2015 internal audit based ON ISO 19011:2011 di Banda Aceh.

Pengalaman dibidang Pemateri kegiatan seminar, pelatihan, ToT, Sosialisasi dan Kegiatan lainnya juga di isi oleh Nevi Ariyani, pada tahun 2013 menjadi pemateri dipelatihan/ workshop dalam rangka revitalisasi P2TP2A di 23 Kabupaten/ kota di Aceh dengan judul materi : Peran dan Fungsi P2TP2A dalam mencapaian Standar Pelayanan Minimal.

Menjadi Narasumber pada acara Lauching Catatan Tahunan pada tahun 2015 dengan judul Peran dan Tanggung pemerintah Aceh dalam pemenuhan Hak Perempuan korban yang di adakan di Hermes Hotel Banda Aceh, pada tahun 2015 pernah memberikan materi tentang peran Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai Koordinator Lembaga Pelayanan Perempuan dan Anak di Aceh

Di tahun 2016 pun sejumlah materi diberikan oleh Nevi Ariyani, di Serikat PEKKA Nevi Ariyani memberikan Materi tentang Upaya Perlindungan Perempuan di Aceh, sebagai pemateri kebijakan program Perlindungan Perempuan (Membumikan Gerakan Tree And) yang di adakan Banda Aceh oleh BPPPA, pernah memberikan materi tentang Kebijakan pemberdayaan Perlindungan Perempuan di Aceh di Kantor Kemenag, di Kabupaten Aceh utara di Kantor BPPPA juga pernah memberikan materi tentang Kebijakan pemerintah dalam pencegahan, penanganan dan pemberdayaan korban perdangangan orang (UUPTPPO), sebagai pemateri tentang Gambaran umum Pornografi pada sosialisasi Pergub Pornografi di tingkat komunitas Kec. Kuta Alam.

Pada tahun 2016 memberikan materi makalah pembentukan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Pornografi Provinsi Aceh dan Sub Gugus Tugas di Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta menjadi pemateri makalah Kebijakan Pemerintah Aceh Terhadap Upaya Perlindungan Perempuan dan Korban Tindak Kekerasan di Dinas Sosial.

Dibidang Organisasi Nevi Ariyani juga aktif, tahun 1992 sampai dengan sekarang menjadi Anggota KORPRI Provinsi Aceh, tahun 2013 sampai dengan 2016 menjadi Wakil Ketua Perwosi di Aceh dan Tahun 2015 sampai dengan 2020 menjabat sebagai Dewan Pembina di IPEMI Aceh.

Informasi Kontak jika ingin mengenal Nevi Ariyani, SE lebih dekat, bisa melalui :

  neviariyani@yahoo.com