Sudah Banyak Korbannya, Maka Hentikan Sekarang Juga Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Pengaruh Warna Dalam Perkembangan Otak Anak

Kategori : Artikel Psikologi Selasa, 12 Februari 2019 - Oleh asmulyadi

Pengaruh Warna Dalam Perkembangan Otak Anak

Sebuah warna menimbulkan kesan tertentu dalam hal menciptakan suasana yang nyaman dalam suatu ruangan. Penggunaan warna yang tepat untuk suatu ruangan yang ada disekolah dapat meningkatkan proses belajar mengajar untuk siswa maupun gurunya.

Warna juga dapat mempengaruhi jiwa anak-anak secara langsung. Misalkan saja: perasaan gelisah, panas dan sebagainya.

Warna memang memiliki banyak manfaat bagi kita. Salah satunya adalah sebagai terapi penyembuhan misalkan saja untuk anak-anak hiperaktif ataupun autis. Anda harus pintar dalam hal memilih warna yang tepat untuk dapat merangsang perkembangan anaknya. Karena warna memiliki efek pada perkembangan psikologis sang anak.

Warna dapat dipergunakan sebagai alat komunikasi dengan anaknya karena dapat memudahkannya dalam hal menanggapi bahasa. Dengan warna, anak-anak akan belajar untuk mengekspresikan dirinya. Sang anak akan lebih percaya diri dalam berkreasi dengan warna.

Berikut dibawah ini beberapa jenis warna beserta dengan maknanya:

. Pengaruh warna kuning. Warna ini dipercaya mampu menenangkan syarafnya dan mampu merangsang aktivitas otot.

· Pengaruh warna putih. Warna ini melambangkan kedamaian, kegembiraan, dan juga kebersihan.

. Pengaruh warna biru dapat menandakan sebuah keyakinan, kebijaksanaan serta membantu menenangkan syaraf anak.

· Pengaruh warna hijau. Warna yang menandakan penyegaran dan menyalakan harapan anda. Warna ini sangat cocok untuk anak yang memiliki perasaan rendah diri.

· Pengaruh warna merah. Warna ini menandakan gagah, keinginan dan dapat membuat anak anda menjadi lebih semangat.

· Warna ungu. Warna ini menandakan sebuah kekuasaan, kemewahan dan juga royalti apabila muncul dalam nuansa yang lebih gelap. Warna ini dapat membantu membangkitkan rasa frustasi dan juga kesedihan pada anak.

· Warna coklat dan juga abu-abu. Warna ini sangat cocok untuk anak yang hiperaktif dan juga penuh energi.

· Warna oranye. Percaya diri, ramah dan penuh dengan keceriaan.

· Warna hitam. Bila anda menyukai warna hitam berarti anda tipe orang yang kuat dan agresif.

Setiap warna memang memiliki pengaruh tersendiri bagi sang anak. Warna sejak lama diketahui bisa memberikan pengaruh terhadap psikologi dan emosi manusia. Ada juga ilmu yang menggunakan warna untuk terapi warna. Metode ini sudah dipraktekkan oleh banyak kebudayaan kuno seperti cina dan mesir. Mata kita bisa menangkap sekitar tujuh juta warna yang berbeda.

Setiap warna memang dipercaya mampu memancarkan panjang gelombang energy yang berbeda dan efek yang berbeda pula. Bayi dan juga balita pun sesungguhnya lebih memerlukan warna dinding yang sesuai untuk menstimulasi pertumbuhan otak mereka. Warna-warna yang hangat pada umumnya mampu memberikan efek menambah energy. Gunakanlah hanya sebagai aksen dalam ruangan anda. Karena penggunaan warna hangat yang berlebihan tidak dianjurkan. Terlebih lagi untuk anak-anak yang terbilang sangat aktif.

 

Sumber : Duniapsikologi