Sudah Banyak Korbannya, Maka Hentikan Sekarang Juga Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Rapat Teknis Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak

Kategori : Bidang PPA Rabu, 09 Oktober 2019 - Oleh asmulyadi

Banda Aceh Hotel Grand Arabia, Blang Padang, 8 s.d 9 Oktober 2019. Memasuki medio tahun 2019 ini, tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak semakin meningkat, termasuk di Aceh. Peningkatan tersebut bukan hanya dari sisi angka (kasus yang ditangani) tetapi juga sudah semakin beragam modus operandi dan pihak-pihak yang terlibat. Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Aceh menyebutkan bahwa angka Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP) dan Kekerasan Terhadap Anak (KTA) kian melonjak tajam di Aceh. Meskipun demikian, sajian data tersebut merupakan deretan angka yang terdokumentasi. Ibarat fenomena gunung es, sangat memungkinkan angkanya jauh lebih besar dibandingkan dengan fakta lapangan.

Pada sisi lain, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Aceh memang telah berupaya untuk menanggulangi semakin tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak tersebut. Melalui unit kerja Dinas/Badan/Kantor PP dan PP yanga ada dengan dukungan P2PTP2A sudah bekerja keras sesuai mandatnya. Namun demikian, tidak dapat dipungkiri pula bahwa dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya tersebut terdapat berbagai hambatan dan tantangan yang juga semakin kompleks. Hambatan dan tantangan tersebut tidak hanya terjadi pada level provinsi tetapi juga pada level kabupaten/kota sehingga diperlukan penanganan yang terintegrasi dan memastikan keterlibatan lintas sektor, baik dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD, Organisasi Masyarakat Sipili (OMS), termasuk jajaran penegakan hukum.

Oleh karena itu, mensikapi dinamika yang terus berkembang dengan regulasi yang juga berubah, trend kasus kekerasan yang semakin meningkat, maka diperlukan wahana untuk menjadi forum bersama guna melakukan refleksi sekaligus mendiskusikan langkah-langkah perbaikan di masa mendatang. Dengan harapan demikian, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh menyelenggarakan “Rapat Teknis Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Se-Aceh”. Penyelenggaraannya pada tahun 2019 ini menjadi babak baru untuk membangun gerakan yang lebih terintegrasi, melibatkan multi-pihak untuk memperkuat kerja-kerja P2TP2A di masa mendatang.

Nara Sumber teridiri dari :

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh
Tema: “Strategi dan Kebijakan DPPPA Aceh : Upaya Penguatan P2TP2A Aceh Dalam
Upaya Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Korban Kekerasan di Aceh”.
Aspidum Kejaksaan Tinggi Aceh
Tema: “Best Practice Aparat Penegak Hukum Dalam Pemenuhan Hak Perempuan dan
Anak Korban Kekerasan”.
Kepala Dinas Pemberdayaaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh
Tema: “Optimalisasi Dana Gampong Dalam Isu Perlindungan Perempuan dan Anak”.
Kepala Dinas Sosial Aceh
Tema: “Kebijakan Dalam Pengintegrasian Data Perempuan dan Anak Korban
Kekerasan”.
Ketua Mahkamah Syar’ iyah Aceh
Tema: “Best Practise Qanun Jinayat Dalam Pemenuhan Hak Korban”.

"Red. DIGA"