Sudah Banyak Korbannya, Maka Hentikan Sekarang Juga Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Sosialisasi Sistem Informasi Gender dan Anak ( SIGA ) yang responsif Gender

Kategori : Bidang PHA Jumat, 01 November 2019 - Oleh khairil

Gayo Lues - 29 Oktober 2019 : Acara sosialisasi SIGA tanggal 29 di Kabupaten Gayo Lues di hotel Meramas yg dibuka oleh Asisten III setdakab Gayo Lues, acara sosialisasi ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Nevi Ariyani, SE yg juga menjadi salah satu narasumber pada acara kegiatan tersebut, selain itu juga hadir narasumber DR. Rasyidah, MA(PSW UIN), Ismiati, M.Ag (PSW UIN) dan Taufik Riswan Aluealubilie (KAPHA) dan acara sosialisasi ini dihadiri oleh 35 org peserta dari unsur OPD Kab. Gayo Lues.

Saat ini data dan informasi yang ada belum berupa database yang terintegrasi dan akan cukup sulit untuk diolah, diubah, dihapus atau bahkan dicari pada saat-saat dibutuhkan. Data dan informasi gender dan anak merupakan sesuatu yang tidak statis tertapi bersifat dinamis dan selalu berubah-ubah, itulah maka data dan informasi harus selalu dievaluasi dan diperhatikan perubahannya. Untuk itu agar pengelolaan data bisa lebih utama lagi, perlu didukung dengan satu aplikasi yang dapat menyimpan, menambah, mengubah, menghapus maupun mengaksesnya yang tidak memerlukan waktu dan tempat.

Sistem informasi gender dan anak bertujuan untuk menyediakan informasi terkini tentang perempuan dan anak, serta tersedianya Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) dan terisolasinya data dan informasi terkini sebagai pembuka wawasan untuk mengetahui isu gender diberbagai bidang. Pengelolaan data yang dilakukan setiap Kabupaten/Kota terpilahnya menurut jenis kelamin, sehingga dapat dilakukan analisis data gender untuk mengetahui apakah ada perbedaan posisi dan kondisi atau status dan kedudukan antara laki-laki dan perempuan diberbagai daerah pembangunan.

Data dan informasi sangat dibutuhkan sebagai bahan masukan dalam perencanaan pembangunan disemua bidang, tidak terkecuali pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, perencanaan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak membutuhkan data gender dan anak yang sangat terkait dengan seluruh bidang pembangunan. Dengan demikian, data gender dan anak tidak hanya menjadi kebutuhan dan perhatian dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh namun data gender dan anak harus menjadi bagian terpenting dalam pengelolaan data diseluruh lintas sektor dan Kabupaten/Kota.

Oleh karena itu, kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Data Gender dan Anak dan Pembentukan Forum Data Gender dan Anak kini menjadi sangat relevan dan strategis untuk mendukung perencanaan dan arah pembangunan kedepan, karena forum penyelenggaraan sistem data gender dan anak adalah wadah komunikasi SKPA di Provinsi dan SKPK di Kabupaten/Kota untuk berbagai pengalaman dan memudahkan akses terkait upaya penyediaan data terpilah dan analisi gender. Red_DIGA